Setiap hari, akses internet di SMA Negeri 1 Majalengka kian membaik, begitu pula pembelajaran yang makin canggih karena akses internet mudah didapat. Siswa-siswi masuk ke kelas dan memulai belajar dengan membaca doa terlebih dahulu.
Ibu Ayu guru matematika pun datang, dia langsung menanyakan tugas apa yang kemarin diberikan, dan apakah sudah terselesaikan? Hmmm…
“sudah bu” kataku
“coba ibu liat”
“ini bu” sambil memperlihatkan buku catatan latihan matematika
“Coba sekarang lanjutkan materinya ke bab berikutnya.”
Setelah membuka buku, saya pun mempersiapkan kabel projector, screen, dan netbook Ibu Ayu untuk memulai pembelajaran multimedia seperti biasa. Saya pikir, ini suatu kemajuan teknologi dalam pendidikan, sekarang belajar lebih komunikatif, lebih mudah mengerti, dan asyik. Dampak lainnya juga kita bisa lebih hemat kertas.
Layar pun tersambung dengan materi bab trigonometri di netbooknya. Ibu Ayu pun menyuruh saya untuk mengubah layar agar diperbesar dua kali, saya pun mengaturnya dengan remote dari projector itu.
Pembelajaran berlangsung dengan khidmat dan antusias siswa yang begitu baik.
Biasanya tugas yang diberi oleh Ibu Ayu harus dikirim ke e-learning SMA Negeri 1 Majalengka. Dengan tugas seperti ini pengumpulan tugas lebih terkoordinir dengan baik. Hal ini berlangsung selama saya berkesempatan duduk di Sekolah tercinta.
Lalu… suatu hari pelajaran Biologi, ibu Rani yang selalu menggunakan fasilitas kemajuan teknologi itu selalu membawa netbook sebagai sarana untuk mempresentasi lebih mudah, tak lupa pula, beliau selalu menyuruh saya dan teman yang lainnya untuk mendownload file biologi di e-learning setiap ganti bab.
Hanya dengan membuka file tersebut di netbook, pembelajaran di sekolah dan di rumah seperti sama, sehingga pembelajaran tetap berlangsung di manapun.
demikian adalah ilustrasi ketika pembelajaran di SMA Negeri 1 Majalengka, begitu memanfaatkan fasilitas kemajuan teknologi yang semakin canggih ini.
Lalu… apa itu e-learning?
Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran adalah cara baru dalam proses belajar mengajar. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Dengan e-learning, murid tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung. E-learning juga dapat mempersingkat jadwal target waktu pembelajaran, dan tentu saja menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah program studi atau program pendidikan.
Namun ada sisi positif dan negatifnya.
Dengan adanya e-learning memungkinkan pengajar jarang hadir namun bisa mudah memantau kerja murid dalam pengerjaan penyelesaian tugas-tugasnya. Kehadiran guru sebagai makhluk yang hidup yang dapat berinteraksi secara langsung dengan para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik e-learning ini. Inilah yang menjadi ciri khas dari kekurangan e-learning yang tidak bagus.








0 komentar:
Posting Komentar